admin September 29, 2020

Virus COVID-19 telah resmi ditetapkan menjadi pandemi global oleh Badan WHO. Lembaga kesehatan dunia ini telah menaikkan status corona sebab mengalami penyebaran yang sangat masif di berbagai negara tak terkecuali di Indonesia. Tidak heran jika beberapa lembaga pembuat Vaksin Surabaya ikut turun tangan.

Tahapan Pembuatan Lembaga Vaksin Surabaya di Masa Pandemi

Hingga saat ini COVID-19 telah menginfeksi warga di seluruh dunia sehingga banyak pihak telah berusaha untuk menemukan vaksin dari penularan virus ini. Sayangnya pembuatannya tentu tidak mudah dan memerlukan waktu sangat lama agar hasilnya efektif. Berikut beberapa tahapannya:

  1. Pemilihan Antigen

Antigen merupakan zat yang akan membuat tubuh secara biologis mampu memproduksi sistem kekebalan terhadap senyawa tersebut. Sumbernya pun beragam bisa berasal dari racun, bakteri, bahan kimia, virus atau bahan lainnya. Kasus corona ini akan memilih molekul protein dari COVID-19.

Dasar pertimbangan untuk memilih antigen pun tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Pemilihan dan juga pengujian harus dijalankan berulang-ulang kali dan menggunakan ketelitian yang sangat tinggi. Mengingat jika tahapan ini merupakan proses paling utama sebelum lanjut ke langkah berikut.

  1. Isolasi Antigen

Tahap isolasi antigen memiliki tujuan untuk memisahkan serta menghilangkan zat atau senyawa yang tidak dikehendaki dalam pembuatan vaksin. Proses ini biasanya memakan waktu sangat lama sebab harus memastikan bahwa tidak ada kontaminasi bahan lain sebagai penghambat proses selanjutnya.

Menurut ilmuwan dan peneliti dari Peprotech, menyampaikan bahwa proses ini akan mengurutkan struktur asam nukleat baik RNA atau DNA, protein sederhana sampai ke reseptor virus. Tahap ini dapat dilakukan bersamaan dengan inang hewan yang masih hidup untuk dicoba kembali.

  1. Inaktivasi

Inaktivasi merupakan tahapan untuk menonaktifkan atau melemahkan mikroorganisme sasaran. Tahap ini menjadi bahan dasar dari penelitian dan biasanya akan dilakukan untuk pembuatan vaksin sebagai antibakteri. Sehingga memiliki tahapan berbeda dengan virus sebab keduanya bukan organisme serupa.

Beberapa kasus menyebutkan bahwa virus dianggap bukan makhluk hidup sebab memiliki sifat yang serupa seperti benda mati. Tahapan ini akan menghasilkan klasifikasi dari calon vaksin dengan kelompok dilemahkan, tidak aktif, toksoid dan konjugasi.

  1. Formulasi

Tahap ini dianggap menjadi proses yang paling rumit. Pasalnya apabila di tengah-tengah mengalami kegagalan maka tahapan harus diulang dari awal. Metode dilakukan mulai dari penambahan bahan utama vaksin, melakukan kombinasi dan menentukan harus dibuat secara tunggal atau gabungan.

Antigen yang sudah dibentuk sebelumnya akan ditambahkan menggunakan bahan adjuvan yakni senyawa untuk memperkuat respon daya tahan di dalam tubuh. Menurut Pacific Immunology, penambahan ini dianggap sangat penting agar sistem kekebalan tidak terganggu atau bahkan rusak.

  1. Pengujian

Pengujian hanya bisa dilakukan di dalam laboratorium. Hasil yang positif akan diuji coba terlebih dahulu kepada hewan dan memerlukan waktu bertahun-tahun. Selama proses ini harus mencatat seluruh fenomena meskipun tidak menunjukkan perubahan cukup signifikan.

Hasil yang berhasil di hewan baru bisa diajukan kepada manusia dan memerlukan waktu lebih lama lagi yakni 10 tahun. Orang-orang ini hanya berasal dari sukarelawan dan sudah mengetahui konsekuensinya. Tahapan uji klinis lain juga perlu dilakukan untuk memastikan tingkat efektivitasnya.

Itulah tadi tahapan pembuatan vaksin di masa pandemi ini. Jangan heran jika hingga saat ini, masih belum ada kabar pasti kapan produksinya dapat disebarkan secara massal sebab memerlukan waktu yang sangat lama. Namun beberapa lembaga vaksin Surabaya terus melakukan usaha terbaiknya. Untuk informasi secara online bisa langsung cek di aplikasi Halodoc yang tersedia di aplikasi store layanan online.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.