admin November 9, 2018

Pertumbuhan dan perkembangan bayi tentu jadi perhatian utama orang tua. Terutama di bulan-bulan pertama kelahiran si kecil, imunitasnya masih belum baik sehingga ia pun berisiko lebih tinggi terserang berbagai penyakit. Selain itu, di masa-masa ini juga biasanya mulai terlihat ketidaknormalan dan tumbuh kembangnya yang bisa jadi berpengaruh terhadap masa depannya nanti. Itulah mengapa, sebagai orang tua Anda perlu memperkaya pengetahuan mengenai ciri-ciri dari terlambatnya perkembangan anak seperti berikut ini:

Usia 0-2 bulan

Di usia ini bayi memang masih lebih banyak diam. Tapi bukan berarti Anda tak bisa mengecek pertumbuhan dan perkembangan bayi, ya. Dalam 2 bulan pertama kehidupannya, ia seharusnya sudah bisa menggerakkan bola matanya mengikuti apa yang ada di sekitarnya. Atau saat Anda berada di depannya, maka ia bisa fokus melihat ke arah Anda. Namun jika si kecil terlihat sering menjulingkan mata atau bola matanya tidak bergerak sama sekali, maka hal ini perlu diwaspadai. Selain itu, tidak merespon suara yang ada di sekitarnya juga menjadi salah satu tanda keterlambatan perkembangan bayi,

Usia 3-4 bulan

Pertumbuhan dan perrkembangan bayi di usia ini sudah sangat pesat. Ia sudah bisa tersenyum dan sering sekali memasukkan tangan ke dalam mulut. Jika dua hal ini tak dilakukannya, Anda perlu memeriksakan kondisinya. Sebab senyuman dan gerakan tangan ini menjadi indikator bahwa bayi sudah mulai merasa nyaman dengan lingkungan sekitarnya. Ia juga seharusnya sudah bisa mengeluarkan suara-suara tertentu dari mulutnya.

Usia 5-7 bulan

Memasuki usia setengah tahun, bayi harusnya sudah bisa menegakkan lehernya. Meski ia masih belum bisa duduk sendiri, minimal dia sudah bisa menahan kepala pada saat dipangku atau digendong. Ia juga sudah mulai bisa berguling dan tertawa dengan sangat keras saat melihat sesuatu yang lucu atau disukainya. Jika si kecil belum menunjukkan tanda-tanda ini, artinya ada yang salah dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Usia 8-10 bulan

Di usia ini, pertumbuhan dan pekembangan bayi yang baik ditunjukkan dengan kemampuanya untuk duduk sendiri tanpa bersandar. Bahkan ada beberapa bayi yang sudah mulai menunjukkan ketertarikan untuk berdiri. Ia pun akan mulai mengenali orang di sekitarnya dan bisa memilih ingin digendong siapa. Jika tanda-tanda ini belum terlihat pada si kecil, cobalah untuk memberikan lebih banyak stimulasi sehingga ia bisa belajar duduk dengan lebih cepat.

10-12 bulan

Si kecil sudah menjelma menjadi anak yang sangat aktif. Ia bisa bangun sendiri, meraih berbagai benda dengan tangannya, memegang sesuatu dengan erat, dan juga mengeluarkan banyak kata sederhana. Biasanya, di usia ini anak juga akan mulai belajar berjalan. Ia pun seharusnya sudah memiliki beberapa gigi susu. Pertumbuhan dan perkembangan bayi di fase ini juga sangat dipengaruhi dengan asupan yang ia konsumsi. Beberapa anak sudah bisa berjalan di usia ini, tapi ada juga yang belum bisa berjalan namun sudah berbicara dengan lebih lancar.

Tapi kalaupun pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda masih tertinggal dari anak lainnya, jangan terburu panik. Sebab beberapa anak memang memiliki perkembangan yang berbeda tapi bukan berarti ada kelainan. Yang terpenting, Anda sering berinteraksi dengan anak dan melakukan stimulasi sesuai dengan kemampuan serta usianya. Jangan lupa juga membawanya ke dokter secara teratur untuk melakukan imunisasi yang sangat penting bagi kesehatannya.

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.