admin January 23, 2019

Selain bisa dilakukan secara tunai, membeli sepeda motor juga bisa dilakukan secara kredit. Cara ini adalah bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin membeli sepeda motor yang dirasa punya harga lumayan tinggi atau ketika di saat pembelian Anda belum mempunyai anggaran untuk membeli secara tunai.

Kendati demikian, banyak orang masih was-was saat ingin melakukan kredit sepeda motor karena menganggapnya sebagai riba. Kalau Anda juga beranggapan demikian, kredit syariah bisa menjadi pilihan. Sistem ini bisa menjadi salah satu solusi ketika anda berat memutuskan untuk membeli sepeda motor secara kredit. Saat ini banyak sekali merek yang sudah menerapkan sistem kredit motor syariah termasuk produk Yamaha.

Berikut adalah lima hal yang perlu Anda ketahui tentang kredit sepeda motor syariah.

 

  • Diselenggarakan oleh Lembaga Keuangan Syariah

Kredit syariah sejatinya bisa diselenggarakan oleh lembaga keuangan manapun asal sesuai dengan kaidah-kaidah yang sudah ada. Namun, kredit jenis ini paling banyak diselenggarakan oleh lembaga keuangan syariah seperti bank maupun perusahaan leasing syariah. Sistem kredit lembaga ini berbeda dengan kredit konvensional yang diselenggarakan oleh lembaga keuangan pada umumnya seperti bank maupun perusahaan leasing biasa.

  • Uang Muka 7-8 Persen

Kredit syariah tidak dikenai aturan dari Bank Indonesia yang menetapkan uang muka kredit kendaraan bermotor minimal sebesar 20 hingga 25 persen. Beberapa leasing syariah mematok uang muka yang lebih rendah dari yang ditetapkan Bank Indonesia tersebut. Uang muka yang dipatok leasing syariah biasanya berkisar dari 7 hingga 8 persen. Persentase uang muka yang lebih rendah ini membuat kredit syariah belakangan semakin diminati.

  • Ada Akad di Awal

Hal yang paling membedakan kredit syariah dengan kredit konvensional adalah akadnya. Pada kredit syariah terdapat akad antara penjual dan pembeli, salah satunya untuk menyepakati margin keuntungan. Kredit syariah baru bisa dilakukan setelah ada kesepakatan mengenai besaran keuntungan yang akan dibayarkan kepada pemberi kredit. Keuntungan dalam sistem kredit syariah ini kurang lebih identik dengan bunga pada sistem kredit konvensional. Perbedaannya adalah keuntungan tersebut disepakati bersama di awal, sementara bunga tidak.

  • Tidak Ada Penalti

Pada kredit konvensional biasanya ada bunga harian yang mesti dibayarkan pembeli begitu telat membayar angsuran. Bunga harian ini biasanya disebut penalti. Pada kredit syariah tidak dikenal sistem penalti. Hanya saja, beberapa leasing syariah biasanya menggantinya dengan infak yang akan disumbangkan pada fakir miskin. Adapun besaran infak tersebut bisa bervariasi, antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per hari setelah jatuh tempo pembayaran angsuran.

  • Tetap Membayar Margin Jika Melunasi Sebelum Waktunya

Pada sistem kredit syariah, pembeli wajib membayar besaran yang telah disepakati di awal yang meliputi harga pokok dan margin apabila terjadi pelunasan sebelum waktu yang ditentukan. Hal ini berbeda dengan kredit konvensional di mana pembeli hanya wajib membayar harga pokok dan denda dengan jumlah tertentu ketika melakukan pelunasan sebelum waktu yang ditentukan.

Kendati demikian, tidak semua leasing menerapkan aturan ini secara kaku. Ada juga beberapa leasing syariah yang memberikan pengurangan pembayaran pada pembeli yang ingin melunasi kreditnya sebelum batas waktu yang ditentukan. Hal ini tentu akan membuat pembeli tidak perlu khawatir jika ingin melunasi kredit lebih awal.

Demikian lima hal yang perlu Anda ketahui tentang kredit sepeda motor dengan sistem syariah. Dengan mengetahui informasi-informasi tersebut, Anda bisa membandingkan sistem kredit syariah dengan sistem kredit konvensional dan memilih mana yang lebih cocok untuk Anda. Sistem kredit syariah bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin membeli sepeda motor Yamaha terbaru seperti Yamaha Maxi series tanpa khawatir dihantui perasaan was-was karena riba.

 

(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.