admin July 1, 2019

Saat bayi Anda mengalami radang tenggorokan, jangan langsung panik. Coba terapkan cara-cara ini.

Meski terkesan sederhana, radang tenggorokan pada anak sering membuat orang tua panik. Apalagi bila radang tersebut menyerang bayi. Pasalnya, radang tenggorokan pada bayi bisa membuat mereka lebih rewel dan mogok minum. Bila dibiarkan, bayi akan kekurangan cairan alias dehidrasi. 

Penyebab radang tenggorokan pada bayi

Menurut dr. Sepriani T. Limbong dari KlikDokter, radang tenggorokan pada anak di bawah 2 tahun umumnya disebabkan oleh virus, seperti Rhinovirus dan Adenovirus. Namun, ada pula kemungkinan radang disebabkan oleh bakteri, seperti Group A Beta-hemolytic Streptococcus (GABHS).

Selain itu, radang tenggorokan dapat disebabkan paparan asap rokok, polusi udara, alergi debu, dan penggunaan pita suara berlebihan. Gejala radang tenggorokan pada bayi antara lain demam, batuk, bersin, hidung berair, bayi menjadi lebih rewel, menolak minum ASI atau susu, serta mual dan muntah. 

Pada pemeriksaan fisik, tenggorokan bayi akan tampak kemerahan dan teraba bengkak pada kelenjar getah bening di leher.

Atasi radang tenggorokan pada bayi

Apabila bayi Anda mengalami radang tenggorokan, jangan buru-buru panik. Berikut saran yang diberikan dr. Sepri:

  • Obat penurun demam

Bila bayi mengalami demam, berikan obat penurun panas dengan kandungan parasetamol. Pilihlah obat sesuai dengan usia anak, berikan dalam dosis dan frekuensi menurut aturan yang tertera pada kemasan obat.

  • Lingkungan bersih

Radang tenggorokan membuat tenggorokan lebih kering dan iritasi. Kondisi ini bisa semakin berat bila anak berada di rumah dengan udara yang kotor dan tercemar polusi. Karena itu, pastikan lingkungan udara di rumah Anda bersih, bebas polusi dan asap rokok. 

  • Pastikan kecukupan cairan

Berikan ASI atau susu dan air putih (bila bayi lebih dari 6 bulan) sesering mungkin. Bila bayi menolak, Anda dapat menggunakan sendok atau pipet secara perlahan dan bertahap.

  • Istirahat cukup

Nyeri dan demam yang dialami bayi akan memangkas waktu tidurnya. Namun, Anda tetap harus memastikan anak mendapatkan cukup istirahat. Cara yang bisa Anda lakukan adalah memberikan obat penurun panas yang sesuai, menggendong, dan memeluk bayi.

Keempat langkah itu akan membantu meredakan gejala radang tenggorokan bayi dalam 3–5 hari. Namun, bila bayi menunjukkan tanda-tanda, seperti malas minum, badan lemas, mengantuk terus, mata cekung, buang air kecil jarang, atau demam tetap tinggi meski sudah diberikan obat penurun panas, segera periksakan ke dokter. 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.