admin September 5, 2018

Siapa yang tidak butuh pemasukan tambahan? Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara untuk memperoleh income tambahan tersebut.

Tentunya menjalankan bisnis sewa apartemen jadi ide yang menarik. Bisa dipastikan, di banyak kota besar, hunian apartemen punya permintaan yang cukup tinggi, yang membuat Anda sebagai pemilik apartemen bisa memperoleh keuntungan.

Trend yang ada menunjukkan orang-orang ingin tinggal lebih dekat ke tempat kerja. Apartemen yang berada di dekat pusat kota dengan akses mudah ke berbagai tempat banyak dicari pemburu apartemen.

Sebelum terjun ke bisnis ini, Anda perlu pertimbangkan biaya serta waktu, energi, dan bagaimana pengeluaran tambahan bisa berdampak pada profit keseluruhan.

#1. Pahami risikonya

Tidak ada bisnis yang tanpa risiko, termasuk ketika Anda berinvestasi di bisnis sewa apartemen. Anda mungkin tidak kesulitan menemukan penyewa, tapi bisa muncul masalah lain. Mungkin penyewa kehilangan pekerjaan, atau berpisah dari pasangan dan tidak mampu membayar sewa sendirian. Lalu ada keluarga dengan anak kecil yang membuat kerusakan pada properti Anda.

Kemudian Anda perlu sediakan uang untuk perbaikan, serta bersiap untuk apartemen kosong tanpa penyewa. Ingat, banyak pengeluaran yang selalu ada tiap bulannya. Tagihan-tagihan ini harus dibayar, apapun yang terjadi.

Meski Anda mendelegasikan kewenangan ke agen properti, apartemen tetap membutuhkan waktu dan perhatian Anda.. Dan bila Anda perlu menjual apartemen ini secepatnya karena alasan tertentu, kemungkinan Anda hanya memperoleh harga yang lebih rendah.

#2. Pemasukan dari sewa bulanan

Manfaat terbesar dari memiliki bisnis sewa apartemen adalah penyewa akan memberi Anda pemasukan langsung. Uang sewa bulanan langsung masuk ke rekening Anda. Misalnya, bila Anda memiliki apartemen Kalibata City dengan harga sewa 2 juta per bulan, maka bila disewa selama 1 tahun, Anda akan menerima 24 juta pertahun yang masuk ke rekening Anda.

#3. Risiko dari penyewa

Tak ada jaminan penyewa akan membayar sewa. Bahkan penyewa terbaik sekalipun tidak memberi jaminan akan membayar sewa apartemennya.

Memang, kadang Anda memperoleh penyewa yang baik yang membayar sewa tepat waktu selama bertahun-tahun. Beberapa penyewa tidak membayar tepat waktu, dan lainnya mungkin mangkir membayar sewa.

Beberapa penyewa bahkan membuat Anda mengalami kerugian. Memang Anda masih memiliki security deposit, tapi tetap ada biaya dan risikonya. Ada juga risiko tidak ada penyewa, yang berarti Anda mengalami periode apartemen tidak menghasilkan pemasukan sewa sama sekali.

#4. Tips terjun ke bisnis sewa apartemen

Meminimalisir kerugian dari bisnis sewa apartemen sebenarnya cukup sederhana. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

#5. Ekspektasi yang masuk akal

Anda tentu punya tujuan memperoleh aliran dana, tapi jangan berekspektasi berlebihan. Bila ekspektasi Anda terkendali, Anda tidak akan tergiur menaikkan harga sewa dan mendapat penyewa yang baik.

#6. Seimbangkan pemasukan dan usaha

Apakah Anda bekerja sama dengan agen properti? Pemasukan Anda saat ini tidak begitu baik bila Anda banyak menghabiskan waktu di bisnis sewa apartemen. Ada agen properti yang bisa membantu memasarkan apartemen Anda dan memperoleh komisi dari pemasukan sewa. Anda bisa pertimbangkan ini.

#7. Siapkan dana darurat

Langkah ini penting untuk berjaga-jaga bila terjadi pengeluaran tak terduga. Tidak ada jumlah khusus untuk dana darurat, tapi 20 persen dari nilai properti jadi panduan yang tepat. Bila Anda saat ini menerima pemasukan dari sewa apartemen, alokasikan sebagian dana tersebut untuk dana darurat.

 

 

 

 

 

 

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.