admin December 5, 2019

Apakah yang terlintas dipikiran Anda ketika pertama kali mendengar kata menabung saham? Ya, menabung saham merupakan salah satu bentuk investasi guna membangun masa depan yang cerah. Pasalnya, dengan berinvestasi, tidak hanya menyisihkan sejumlah uang untuk ditabung dalam bentuk saham, namun juga menghasilkan keuntungan berupa imbal hasil yang jumlahnya tidak sedikit. 

Namun, perlu hati-hati dalam memilih tempat menabung saham yang tepat supaya sesuai dengan tujuan finansial Anda. Nah, bicara soal investasi, kami rekomendasikan cara menabung saham di tanamduit yang terpercaya dan cukup potensial di masa mendatang.

Sistem menabung saham di tanamduit dapat berupa investasi SBN tanamduit. SBN adalah Surat Berharga Negara yang diterbitkan dan dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia terhadap individu WNI. Dengan kata lain, SBN adalah alternatif bentuk investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan yang pasti menguntungkan. Dengan SBN pula, masyarakat Indonesia bisa berpartisipasi secara tidak langsung dalam hal pembiayaan dan pembangunan negara. Ada empat macam bentuk SBN yang bisa Anda ikuti seperti SBR (Savings Bond Ritel), ST (Sukuk Tabungan), ORI (Obligasi Negara Ritel), dan terakhir SUKRI (Sukuk Ritel).

SUKRI adalah salah satu SBN tanamduit berupa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Bentuk investasi ini memiliki tingkat bunga tetap dan jatuh tempo dalam kurun waktu 3 tahun. Khusus SUKRI ada potensi capital gain dan bisa diperdagangkan di pasar sekunder (tradable). Beda produk investasi, maka berbeda pula ketentuannya. Nah, di ORI (Obligasi Negara Ritel) ini sama-sama memiliki waktu jatuh tempo selama 3 tahun, namun tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder (untradable). Disamping itu, ketentuan lainnya berupa tingkat bunga tetap, ada potensi capital gain, dan bisa dicairkan lebih awal (early redemption). ORI ini merupakan SBN berupa Surat Utang Negara (SUN).

Pasti ada yang ragu-ragu ketika hendak mengikuti investasi satu ini. Namun, ketahuilah jika SBN ini telah terjamin oleh undang-undang. Bahkan, imbal hasilnya juga lebih besar daripada deposito milik BUMN. Jadi, masihkah ragu saat ini?

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.