admin April 25, 2019

Kecelakaan merupakan kejadian yang hampir setiap saat terjadi di jalan raya. Namun tidak jarang juga kecelakaan terjadi di tempat yang sepi dan hanya diketahui oleh beberapa orang. Sayangnya saat ini banyak sekali masyarakat yang takut dengan tragedi kecelakaan, dan tidak tahu penanganan standar yang harus diberikan kepada korban kecelakaan. Walhasil banyak korban kecelakaan yang keadaannya semakin memburuk karena ketiadaan pertolongan pertama.

Padahal masyarakat awam yang tidak sekalipun berkecimpung di dunia kesehatan, juga bisa memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Penanganan yang tepat dapat membantu meningkatkan tingkat kehidupan korban dan juga mambantu tim medis yang kadang kalanya tidak bisa langsung menuju ke tempat lokasi. Hal pertama yang harus diketahui oleh anda semua adalah kenali terlebih dahulu luka apa yang diderita oleh korban kecelakaan. Apakah pendarahan, keseleo, patah tulang, ataupun pingsan.

Untuk dapat langsung memberikan pertolongan pertama, mulai sekarang anda sebaiknya menyiapkan kotak P3K lengkap dengan isinya yang langsungĀ  dapat digunakan di tempat kejadian. Kotak P3K ini bisa berisi plester Hansaplast dan berbagai macam obat pendukung lainnya. Jenis dan ragam plester ini bisa dilihat di https://www.id.hansaplast.co.id/.

Berikut tips yang dapat dilakukan untuk melakukan pertolongan pertama pada luka pendarahan akibat kecelakaan, antara lain:

  • Jika menemukan korban kecelakaan dengan luka pendarahan. Janganlah panik, namun hentikan pendarahan dengan menekan bagian yang sedang terluka kuat- Jika area pendarahan terlalu lebar, anda dapat menggunakan kain bersih atau kasa untuk membantu menekannya. Tekan terus hingga dirasa pendarahan berhenti.
  • Periksa juga area tubuh korban. Jika menemukan benda tajam yang menancap, jangan langsung dicabut atau digerakkan karena akan semakin memperparah keadaan. Langkah efektif adalah dengan menekan sisi kiri dan kanan daerah luka dan meletakkan kasa di daerah sekitar luka sebagai penahan.
  • Setelah darah berhenti, serta keadaan sudah stabil. Maka anda bisa menghubungi tim medis terdekat untuk segera memberikan pertolongan lanjutan.

Setelah mengetahui tips-tips diatas, anda tidak perlu panik lagi. Segeralah bertindak cepat dan tepat, karena setiap pertolongan yang dapat anda lakukan dapat membantu menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.