admin November 3, 2019

Siapa saja yang memiliki kendaraan bermotor, wajib membayar pajak kendaraan setiap tahunnya. Masing-masing besar pajak yang harus dibayarkan serta batas tanggal pembayaran, biasanya sudah tertera di STNK. Seringkali, karena faktor lalai, banyak pemilik kendaraan yang lupa membayar pajak tepat waktu, padahal jika melewati batas pembayaran yang telah ditentukan, pemilik kendaraan akan dikenai sanksi berupa denda pajak motor . Alhasil, biaya pajak motor yang harus dibayarkan jadi lebih besar akibat adanya tambahan denda.

Besaran denda pajak kendaraan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti waktu keterlambatan dan jenis kendaraan. Untuk keterlambatan dengan jangka waktu 2 hari sampai 1 bulan, dikenakan denda sekitar 25 %. Untuk jenis kendaraan seperti motor Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang harus dibayarkan sebesar 32 ribu rupiah, sementara untuk mobil sebesar 100 ribu rupiah. Besarnya jumlah SWDKLLJ ini perlu diketahui karena berpengaruh terhadap nilai perhitungan beban denda.

Untuk proses pengurusan denda pajak motor, tidaklah susah, sama seperti ketika hendak membayar pajak tahunan.

  1. Datang ke Samsat: datangi kantor Samsat di daerah setempat pada jam operasional
  2. Mengambil dan Isi Formulir: ambil atau mintalah formulir pembayaran pajak kepada petugas, lalu isi formulir tersebut dengan baik dan benar
  3. Menyerahkan Formulir: jika sudah selesai mengisi formulir, segera serahkan kepada petugas loket
  4. Petugas mungkin saja akan meminta berkas lainnya seperti fotokopi KTP, STNK dan BPKB. Untuk itu, bawa serta berkas ini saat datang ke Samsat
  5. Tunggu beberapa saat sementara petugas melakukan pengecekan formulir dan berkas
  6. Jika petugas telah selesai mengecek, nama anda akan dipanggil. Segera datangi petugas loket dan lakukan pembayaran sesuai yang diinformasikan
  7. Simpan bukti pembayaran

Itu tadi langkah pembayaran pajak bermotor yang bisa anda ikuti. Denda pajak motor sebenarnya bisa dihindari jika saja pemilik kendaraan lebih memperhatikan kondisi kendaraan yang dimilikinya. Tidak hanya perlu melakukan pemeriksaan rutin terhadap mesin motor saja, tetapi juga terkait surat kendaraan bermotor. Untuk itu, jika dirasa sudah dekat jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan, cobalah cek di STNK. Cara lainnya untuk bisa mengingatkan anda yang sering lupa terhadap hal penting, seperti misalnya pembayaran pajak, batas periode berlakunya SIM dan lainnya, adalah dengan membuat pengingat. Pengingat ini bisa berupa catatan kecil pada buku atau kertas yang ditempelkan pada ruang kerja, membuat reminder di HP atau bisa juga dengan meminta orang terdekat mengingatkan. Sebisa mungkin hindari keterlambatan dalam pembayaran pajak kendaraan, karena selain mengakibatkan pembayaran lebih besar, juga membuat pengurusan lebih lama.

Temukan info menarik lainnya seperti wisata sunset di Jogja  untuk mengetahui tempat-tempat menarik yang ada di Jogja, artikel otomotif, cara memilih mobil yang baik dan lainnya pada halaman website Seva.id

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.