admin November 30, 2017

Sangat aneh kalau kamu ngaku penggemar Agrikulture Band, tetapi justru tidak mau tahu dengan kehidupan band. Ternyata untuk meraih posisi saat ini, band ini telah banyak mengalami terjalnya. Biar gambarannya lebih lengkap, silakan kamu simak 5 fakta tentang band beraliran electro dance ini.

  1. Pertimbangan sebelum Penetapan Nama Band

Untuk mengukuhkan nama band diperlukan pertimbangan khusus. Jadi nama band yang sudah paten hingga saat ini itu tidak sembarangan dibikin. Misi band ini sangatlah sederhana. Mereka ingin seperti para petani di Indonesia. Dengan meminjam namanya, maka diharapkan lagu yang dirilis selalu natural dan diharapkan mereka tetap down to earth sampai kapan pun.

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa dalam Bahasa Inggris, agraria berari agriculture. Band yang dihuni oleh Dhipa cs ini ingin memiliki kiat yang berbeda. Agar lebih meng-Indonesia dan mudah dikenal, maka mereka mengganti hurud “c” menjadi huruf “k”. Sampai sekarang nama tersebut dari tersebut sudah tidak diganti-ganti lagi.

  1.  Awalnya Cuma Bertiga

Band ini pada awalnya hanya dihuni oleh 3 personel saja. Mereka bernama Anton, Aditya, dan Hogi. Formasi tersebut cukup bertahan lama dimulai sejak tahun 2003. Namun, gara-gara sibuk mengurusi jadwal pribadi, Anton dan Hogi meninggalkan grup. Hingga mau tiidak mau cuma tersisa Aditya saja.

Formasi baru dibentuk tahun 2009. Hingga saat ini formasi tersebut tidak berubah dan mereka tampil jauh lebih serius. Bagaikan mereka sudah mencurahkan segala sisa hidup ke dalam aliran musik. Personel Band Agrikulture sampai sekarang masih dihuni oleh Irfandy (vokalis), Dipha (bass), Aditya (drum), dan Emil (gitar).

  1. Momen Irfandy Dijadikan Vokalis Tetap

Pada waktu band ini ditinggalkan oleh 2 pemrakarsa, otomatis gerak jalan menuju kesuksesan tambah sulit. Namun tidak berhenti begitu saja. Grup musik ini saat itu kekurangan yang namanya vokalis tetap. Jadi, semua vokalis yang manggung bersama itu bisa dikatakan freelancer atau pekerja lepas yang dibayar dan sewakt-waktu bisa cabut.

Wajar saja. Soalnya band ini tidak memiliki vokalis yang mumpuni. Meskipun personel pemegang alat musik telah perform dengan bagus, tetapi soal menyanyi mereka kurang menguasai. Pertemuan dengan Irfandy cukuplah unik. Pemuda ini bertemu dengan band ini dalam acara event tentang rekaman lagu oleh Future 10.

  1. Inspirasi Musik Mereka sampai Sekarang

Unik sekali. Meskipun lagu yang rata-rata diciptakan dengan nada ajep-ajep, tetapi sumber inspirasi mereka tidak berada di acara disko. Akan tetapi sebagaimana lirik lagu berkualitas lainnya, mereka menggali ke dasar kehidupan nyata. Mereka dengarkan suara-suara masyarakat dan juga lingkungan sekitar.

Setelah ketemu formulanya, baru mereka bikin lagu dengan gaya musik mereka sendiri. Jadi sangat sulit untuk meniru gaya musik mereka. Tapi tidak bisa dipungkiri kalau mereka juga terinspirasi oleh beragam festival musik maupun konser musik. Jadi mereka itu sebagai musisi tetapi bisa memposisikan diri sebagai penonton dan pendengar yang baik pula.

  1. Band Favorit Mereka?

Ups! Mengidolakan band lain bukan aib, lho! Realistis saja. Dalam bermusik itu dibutuhkan inspirasi dan juga patokan dalam bermusik. Nah, patokan itu tentu saja diilhami dari seberapa banyak musik yang didengar maupun dipelajari. Ternyata, band favorit mereka adalah Eth Sight, Space System, Naif, Sore, The Safari, dan juga Dub Youth. Kamu band-band itu?

Dengan mengenal sisi unik kehidupan Agrikulture Band, diharapkan kamu akan terinspirasi. Sejauh ini, lirik yang diciptakan oleh band ini tergolong unik. Sangat layak disejajarkan dengan Iwan Fals, Slank, atau mungkin Efek Rumah Kaca. Lirik lagu mereka tidak sembarangan, tetapi mampu mengkritisi sebuah keadaan tertentu.

(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*